Sering kali seorang rekan amatir radio tidak mau melakukan kegiatan DX dengan alasan bahwa tidak menguasai bahasa Inggris, karena mungkin perkiraannya bahwa untuk DX-ing diperlukan suatu kecakapan berbahasa Inggris yang sangat sempurna.
Padahal untuk melakukan DX-QSO adalah hanyalah menyebutkan Nama Stasiun yang didengar (CallSign), Report Signal dan Salam Sejahtera (73). Namun lebih dari pada itu dapat saja dilanjuti dengan QSO yang lebih lama lagi, hal ini tergantung dari lawan QSO kita apakah beliau menginginkan report lainnya yang lazim, seperti misalnya weather report (laporan cuaca), perangkat radio serta antenna yang dipergunakan dan lain sebagainya.
APA ITU DX
DX adalah singkatan dari Distance ‘X’, maksudnya kita menjalin komunikasi jarak jauh dengan stasiun radio lainnya di seluruh dunia melalui media radio komunikasi. Ada 3 jenis komunikasi jarak jauh, yang harus diketahui oleh seorang amatir radio, yaitu :
- Ragchewing
Adalah komunikasi dua arah antar 2 stasiun amatir radio yang membicarakan topik / obyek tertentu dan tanpa dibatasi oleh ruang lingkup waktu.. Orang yang melakukannya disebut dengan Ragchewer. - Hunting
Adalah kegiatan yang dilakukan oleh seorang amatir radio untuk mencari stasiun DX lainnya dengan melakukan Scaning, Listening & Talking. Orang yang melakukannya disebut dengan Hunter. - Contesting
Adalah komunikasi dua arah yang dilakukan oleh 2 stasiun amatir radio atau lebih dalam mengikuti suatu kejuaraan / perlombaan. Yang mana aturan main dari perlombaan tersebut telah disepakati dan dipahami sebelumnya oleh para peserta dan panitia kontes. Kontes merupakan ajang untuk menguji kemampuan ( skill ) operator dan stasiun radio yang dimilikinya. Orang yang melakukannya disebut dengan Contester.
Sebelum memulai dengan DX-ing, tentu harus disediakan sarana/peralatan yang menunjang dalam kegiatan DX. Perangkat yang di gunakan sekarang ini banyak di jual di pasaran, mulai dari harga perangkat yang sangat mahal sampai harga perangkat yang relatif terjangkau. Memang dalam hal ini tergantung dari kondisi keuangan masing-masing. Namun apabila seorang amatir radio mempunyai kemauan dan hobby dalam hal kegiatan DX, tetapi belum mempunyai sarana perangkat radio komunikasi termasuk antenna dan lain sebagainya, maka dia disarankan untuk menggunakan stasiun klub di ORARI Lokalnya masing-masing. Tentunya dalam menggunakan peralatan di Stasiun Klub ORARI Lokalnya itu telah memperoleh izin / diketahui / didampingi oleh pengurus lokal yang bersangkutan. Disinilah gunanya dibentuk suatu club station ORARI Lokal yang mana dapat digunakan sebagai sarana latih diri bagi para anggota. Untuk mendirikan stasiun radio amatir, minimal yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut :
- Izin Amatir Radio & Kartu Tanda Anggota yang masih berlaku
- IPPRA ( Izin Penguasaan Perangkat Radio Amatir ) yang masih berlaku
- Antenna ( Omni / Directional ), SWR meter, Antenna Tuner, Headphone, Jam UTC, Microphone, Keyer, Papan nama CallSign
- Logbook, BandPlan List, World Map/Prefix list, DXCC List, Call Book Internasional, Kartu QSL, DX Bulletin, QSL Manager List, Award directory
- Tambahan : Extra Speaker, Antenna Switching, Watts meter, Rotator Antenna, Lin. Amplifier, Internet, Komputer, DX-Cluster



Tidak ada komentar:
Posting Komentar